PRANG..!!!! gubrak !!!
kedengeran lagi deh suara piring pecah di susul pintu di banting dari rumah pasangan muda Andi dan Santi. Kayaknya minggu ini udah kali yang ke dua deh. Waktu itu saya lagi bersihin kolam ikan waktu Andi datang dengan muka kusut sambil ngomel-ngomel.
Andi : bingung gue sama si Santi, apa-apa itu bawaannya curigaaa aja. Lama-lama bisa habis juga kesabaran gue.
Saya : yang sekarang karena apa
?
Andi : Duh, malu deh gue sama lu, entah udah yang keberapa kali yah gue ribut begini…
Saya : (dalam hati : upps…salah ngomong deh, harusnya tanya “Ada apa Ndi ?”).
Andi : Barusan temen kantor gue, cewek, nelpon nyampein pesen dari bos gue supaya besok sabtu gue dateng ke kantor, ada kerjaan yang mau diberesin. Si Santi curiga, dia pikir gue mau ke kantor nemuin temen gue itu, alesannya bos gue yang nyuruh dateng. DIa bilang, “kalo emang bos kamu yang suruh, kenapa gak telpon langsung, kenapa harus si Wendy !”.
Andi : ya mana gue tau kan Jie ? gue kan cuman nerima telponnya. Pusing deh gue kalo begini. Padahal dulu gue ngebayangin punya istri itu bikin gue jadi senang, ada temen ngobrol, waktu gue capek dia bisa bangkitin semangat gue, eeh, yang ada malah dia yang bikin gue stress berat.
———————– yah, silahkan ceritanya dilanjutkan sendiri yah
———
Sekelumit cerita fiktif diatas mungkin ada juga yang pernah mengalaminya. Mungkin juga anda, sahabat anda, saudara, orang tua atau mungkin juga saya – wallahu a’lam.
Saya coba mengambil hikmah dari cerita diatas.
Kunci utama dari komunikasi adalah kepercayaan, tanpa ini maka informasi hanya “numpang lewat” di pendengaran kita, tidak akan diproses lebih lanjut apalagi sampai di analisa. Mengapa Santi tidak percaya bahwa Wendy menelpon Andi atas permintaan Bos nya Andi atau bahwa Andi berkata jujur ? mungkin, ini lah sebenarnya pemicu keributan antara Andi dan Santi, jadi bukan karena masalah wendy menelpon Andi. Bisa kah anda membedakannya ?
Ada banyak kemungkinan jawaban untuk masalah diatas :
-
Santi tidak suka pada Wendy
-
Andi sering berbohong pada Santi
-
Santi tidak ingin Andi pergi dihari sabtu
-
Mungkin gaya pembicaraan Andi dan Wendy membuat Santi curiga ?
-
de el el
Andi yang merasa dicurigai tanpa alasan, tidak bisa menerima sehingga timbul pertengkaran. Sekali lagi hal ini karena kepercayaan, dan kepercayaan itu harus dibentuk, bukan tumbuh dengan sendirinya. Kepercayaan itu bersifat 2 (dua) arah dari pemberi ke penerima dan sebaliknya. Steven Covey dalam 7 habits mengatakan “Berusahalah untuk mengerti baru minta dimengerti”
Salam.
DIarsipkan di bawah: Rupa-rupa | Ditandai: kepercayaan, masalah rumah tangga, menghadapi masalah, Salah paham